You are currently browsing the monthly archive for Agustus 2008.

Pernah terpikir, rasa ini selalu ada
Rasa itu memang ada, tapi jauh di masa.. lalu

Terpikir rasa itu tetap sama
Nyatanya rasa tak lagi sama sebagaimana mereka merasa tak sama

Sungguh bukan kesengajaan
Hanya ikuti dari hati

Maaf mohonkan bila membuka luka lama
Atau malah menoreh luka Baru

Jiwa tak sanggup berbohong
Raga tak sanggup berkelit

Ketulusan tuk hentikan
Bukan karena sombong, hanya tak pandai berpesan

Terdapat disana yang lebih segala
Tinggal perlu waktu tuk ternganga

Mohon bisa dimaklumi
Sesederhana memahami cinta dan benci
Sesederhana menerima diri
Sesederhana memberi

-from the lost one-

ego..

Emo..

Eko..? itu nama orang

Ego.. Tiga huruf sungguh besar pengaruhnya.

Dengan tiga huruf itu sebuah individu bertahan hidup. Dengan tiga kata itu pula sebuah individu menghilangkan kesempatan atau bahkan nyawa orang lain.

Seberapa jauhkah ego kia ikuti? Sejauh tidak mengganggu ego orang lain, namun apakah orang lain pun tahu batasannya? Pasti jawabannya beragam.. Jadi di manakah batasan ego itu? Apa sampai menunggu orang lain terusik? Atau hingga sang ego merasa cukup? Atau juga.. tidak akan pernah ada batasan?

sungguh sering kita punya rasa tidak mementingkn ego.. Padahal pemenuhan rasa tersebut sendiri adalah sebuah ego. Ditanya, kenapa kamu menolongnya? Sambil tersenyum dijawab, karena dermawan, dengan kata lain tidak egois? Pemenuhan rasa tidak nyaman karena tidak membantu itu sendiri adalah penampakan sang ego..

Siapakah yang tidak egois? Akankah kita tidak egois lagi?

Pernahkah kau mencinta? Kebutuhan akan mencinta dan dicinta adalah ego, apalagi bercinta.. :P

Amerika menyerang negara lain.. Karena ego.. Takut akan didominasi oleh yang lain.

Penjahat membunuh karena rgo.. Pahlawan pun juga sebaliknya.. Hm..

Kau bicara karena ego.. Diam pun karen ego.. (terpengaruh diam itu emas.. Hehe..)

Menangisi ego dengan penuh ego karena sadar dia penuh ego. Jadi ego menangisi ego? :D

Jadi.. Kapan ego itu tidak muncul? Mungkin tidak pernah. Tanpa ego, manusia hanya tumpukan daging dan tulang tanpa otot..

Semua tinggal tergantung ego apa yang ingin kita penuhi. Setidaknya apa yang kita yakini.

“Bersikap adillah karena adil itu lebih dekat dengan taqwa”

(Al-quran)

Sekian coretan aneh dan singkat tentang ego.. dilema yang membuat hidup lebih hidup..

NB: penulis menulis ini dengan penuh ego.. :D

Baru kali ini w balik cepet.. :P gak deng.. biasanya juga.. hehe..

Jam di dinding menunjukkan pukul 7 tepat. di hp w menunjukkan 7 lewat 5 menit. Dan waktunya balik..

Tadinya pengen mosting yang penting , tapi.. gak usah deh.. besok aja.. or nanti malam mungkin dari hp.. just wait. hehe..

C u..

Siang yang mendung.. mata sedikit terkantuk2..

Surga dunia.. di manakah kau?

W pengen makan apa ngga.. laper juga ngga siy emang..

Ya udah deh nanti ajah..

Hello.. welcome to wordpress.. bla..bla..

Hehe.. akhirnya coba pindah ke wordpress karena di blogspot, setiap kali posting musti ngisi captcha.. and it get more and more difficult every time i post.. hm.. :(

So .. here we are.. in wordpress. we’ll see how its goin to be. in few days..